“Kalau punya anak kecil, harus sedia P3K lengkap di rumah. Minimal kompres sama obat penurun demam.”

Kira-kira begitulah cuplikan ghibah dari para tetangga yang saya dengar. Mulanya saya meremehkan, semacam uopooo toh yo nyimpan gituan sama aja dengan bersugesti anak sakit-sakitan. Mbok ya nyimpan tuh nyimpan logam mulia, duit segebok, sertifikat tanah, asal jangan menyimpan perasaan terlalu dalam eaaak jadi sugestinya adalah senantiasa kita jadi horang kayah. Ahziik.

Long story short, saya merasakan wejangan tersebut ada benarnya. Ternyata, anak kecil  memang rentan sekali sakit. ( Setidaknya ini yang saya alami dengan Little M ). Jadi ya, ketika usianya waktu itu belum menginjak 1 tahun, bisa dikatakan hampir 1-2 bulan sekali kami membawa Little M mengunjungi dokter anak.

Berasa pacaran LDR ya, ketemuannya 1-2 bulan sekali. 😛

Masih mending pacaran LDR, keluhannya mah  cuman kangen atau iihh kamu kurang perhatian. Lah ini, keluhannya pilek, badan panas, batuk, juga demam.

Ya gitu-gitulah. Dan apalagi Little M kan di daycare ya, jadi pertukaran virus rentan banget terjadi. Suatu hal yang lumrah kalau ada salah satu temannya sakit, Little M setia kawan ikut sakit. Atau dibalik, Little M sakit temennya ada yang ketularan. Terutama ketika anak demam. Gitu aja terus kayak lingkaran syaiton.

Demam itu apa sih ?

Bisa dibilang, demam merupakan kondisi meningkatnya suhu tubuh hingga lebih dari 38 derajat Celcius, yang menandakan adanya penyakit atau kondisi lain di dalam tubuh. Umumnya sih terjadi sebagai reaksi dari sistim imun dalam melawan infeksi virus, bakeri, jamur, atau parasit penyebab penyakit.  Sependek pengetahuan saya, hasil dari berghibah dengan sesama ortu, demam adalah hal yang sering dialami oleh anak-anak.

Nah, sebenarnya di sinilah peran sebagai orangtua atau pengasuh diuji ketika anak sedang sakit. Kita harus tahu pentingnya pertolongan pertama pada demam biar gak pake drama.

1. Selalu sediakan alat pengukur suhu tubuh atau thermometer di rumah. Ini penting sekali, karena ya jangan mengukur suhu tubuh anak cap cip cup dengan telapak tangan. Kurang akurat. Anda adalah orang tua lho, bukan dukun yang bisa menerawang.

Oh ya, selalu catat suhu tubuh anak secara berkala. Hal ini penting dilakukan. Saya selalu mencatat atau minimal mengingat dengan pasti berapa suhu tubuh anak ketika membawa anak ke dokter atau IGD. Jadi, ketika dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis saya bisa menyampaikan informasi berapa suhu tubuh anak dan sudah berapa lama anak mengalami demam.

2. Sediakan obat penurun demam.

Ini juga sampaikan ke tenaga medis ya,  udah berapa kali dan berapa dosis yang sudah dikonsumsi anak.

3. Jaga asupan cairan tubuh.

4. Beri anak pakaian yang longgar dan nyaman.

5. Berikan sentuhan dan pelukan agar anak terasa nyaman. Pada bayi, lakukan skin to skin.

6. Sediakan kompres demam.

Nah, ini salah satu item yang boleh dibilang bisa jadi pengalih perhatian dalam menghadapi anak yang demam.  Salah satu kompres demam yang saya stok di rumah adalah Hansaplast.

Hansaplast Cooling Fever.png

Kenapa kok pilih Hansaplast ?

Salah satu alasan receh saya karena Hansaplast punya varian Cooling Fever Disney dengan karakter favorit anak. Iya, receh tapi membantu. Karena karakternya kan lucuuu . Jadi,  membantu untuk mengalihkan perhatian Little M agar dia tidak rewel .

Ketika demam mulai terjadi, anak cenderung tidak semangat, tidak memiliki mood yang baik, serta cenderung menolak obat ataupun kompres demam yang berusaha Ibu berikan. Kan bikin Mamah ndak tenang toh ya. Bikin Mamah sedih bin senewan.

Little M pun demikian. Ketika dia mulai rewel dan terasa tidak nyaman, dipeluk aja susaaah cyiiiiinnn.

kompres anak.jpg

Kemudian, dia mulai penasaran sama  Hansaplast Cooling Feever dengan gambar kartun kesukaannya. Karakter Disney Frozen dan Marvel  Avengers pada Hansaplast Cooling Fever dapat mengalihkan perhatian anak dari rasa tidak nyaman karena demam, dan dapat membuat anak merasa sedang “melawan” demamnya dengan karakter favoritnya. Tuh,  didekep gitu aja  tuh kemasannya. Jangan sampai diambil alih Mamah. Hahaha.

 

anak demam.jpg

Hansaplast Kompres Demam_.jpg

Ciiiiiaaaatttt Superhero Little M dibantu Avenger sedang bertarung melawan pasukan demam.

Tidak hanya itu saja, kompres demam Hansaplast juga punya aroma Peppermint dan Wintergreen Oil yang menenangkan hingga membantu anak untuk dapat tidur dengan tenang.

Alhamdulilah, Mamah bisa menghadapi demam #GakPakeDrama hingga Little M dapat beraktivitas normal kembali.

aktivitas.jpg

Ibu ibu sekalian, punya tips juga dalam menghadapi demam biar #GakPakeDrama ?

 

Xoxo,

Mamahnya Little M

 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.hansaplast.co.id dan melalui akun Instagram resmi Hansaplast

@Hansaplast_ID dan Facebook Fanpage @HansaplastID

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *