Haaaaiii, apakabar ? *tjipok atu atu*

Udah lumayan lama nggak sih saya hiatus? Monmaap, lagi sibuk di dunia nyata nih. Lagi zuper zibuk membersamai dan mendidik ananda demi menjadi insan cendekia yang sholeh, zukzes, mandiri, serta berguna bagi ummat, nusa dan bangsa.

Eeeeaaaa… 

Haluuu terooss maah :p

Hahaha. Enggak donk  ah. Berhubung udah lama saya nggak cerita -cerita soal Little M, kali ini saya mau cerita tentang si bocah. Bukan cerita yang muluk-muluk sih. Cuma mau ceritain tentang salah satu milestone-nya Little M.

Apakah ituuuu?

Jadi, seperti yang kalian tahu, Little M sekarang udah berusia 2 tahun. Yaa… kalau kata orang-orang sih lagi lucu-lucunya jadi si terrific two. 

Iya, yang liat lucu. Mamahnya yang bludrek. 

Salah satu tanda dari si terrific two ini adalah dia sudah mulai menyadari bahwa dia adalah satu individu utuh, berbeda dari individu lainnya. Dia nggak lagi bergantung 100% kepada orang dewasa lain ( orangtua atau pengasuhnya ) untuk memenuhi kebutuhannya. 

Nah, di sinilah muncul triggernya. Dia sadar bahwa dia berbeda. Dia juga sadar, bahwa dia pun punya keinginan sendiri. 

Maka dari itu, muncul sikap ingin belajar mandiri dari si makhluk mungil ini.

Ingin makan sendiri.

Ingin lepas baju dan celana sendiri.

Ingin pegang gelas minum sendiri.

Ingin pakai sepatu sendiri. 

Ingin memilih mainan / camilannya sendiri.

Ingin masuk kulkas sendiri.

Etc. 

Sounds familiar?

Nah, Litte M juga sedang berada di fase tersebut. Dia ingin MELAKUKAN SEMUA HAL SENDIRIAN. MANDIRI. 

eh monmaap kepslock jebol. 

Alhamdulillah di daycare dia diajari mandiri dan disupport. Jadi saya nggak ngerasa berat-berat amat lah yaaa ngajarinnya. Wekekek. 

Tapiiii…. tugas saya tentunya juga melanjutkan estafet pembelajaran tersebut ketika di rumah. 

Makanya, hari Minggu kemarin, ketika kami sedang di rumah saja dan tidak ada agenda keluar, saya memilih satu aktifitas belajar mandiri sekaligus mengajari mengenai pentingnya menjaga kebersihan sejak dini dengan cara menyenangkan. 

Apa itu?

Mengajak Little M mencuci mainannya sendiri. 

Kenapa mainan harus dicuci? 

Sini zus saya bisikin. Mainan bisa jadi sarang bakteri jika dibiarkan kotor. Nah, untuk anak yang sedang dalam masa oral, sering banget kan masukin segala macam benda ke mulut? Salah satunya adalah memasukkan mainan. 

Sebisa mungkin jangan dilarang, tapi tugas kita yang menjaga agar mainan-mainan tersebut bersih dan aman untuk dimainkan. 

Kalian bisa bayangin nggak, kalau mainannya nggak pernah dicuci, nyimpen bakteri, lalu masuk ke dalam mulut?

Hiiiii…… 

Apalagi nih ya, untuk bayi baru lahir hingga di masa 1000 Hari Perlindungan Pertama penting banget buat kita untuk menjaga kebersihan perlengkapan bayi  yang mereka gunakan. 

 

Kegiatan mencuci mainan ini mungkin memang tampak sepele bagi orang dewasa. Tapi bagi anak, ada beberapa keasyikan dan manfaat tersendiri. 

1. Bonding dengan anak.

2. Mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab terhadap barang miliknya. Bahwa barang miliknya harus dijaga, disayang, dan dirawat. 

Sleek.jpg

Sleek 8 Protection.jpg

 

3. Melatih motorik anak.

 Jadi, di dalam kegiatan ini saya selipkan juga cara menuang air dan memegang spons. 

Little M masih dalam tahap latihan menyendok sih sebenernya. Cuma memang ketika dia ngikut saya mencuci piring, dia juga belajar remas-remas spons. 

Apa fungsinya? Meski sepele, kegiatan menyendok, menuang air, dan meremas spons ini nantinya akan berguna untuk kemampuannya menulis / memegang pensil. 

4. Melatih sensorik anak.

Dengan tangannya, anak bisa meraba permukaan mainan, spons, air, juga busa sabun.

Sleek Baby Alami Melindungi.jpg

Mencuci Mainan.jpg

 

5. Mengajarkan menjaga kebersihan sejak dini. Terutama di 1000 Hari Perlindungan 

Ehh apaaa? Wait wait wait. Pegang-pegang busa sabun? Emang gapapa? 

InsyaAllah gapapa, karena tetap di bawah pengawasan saya. Dan lagi, saya pakai produk bayi yang aman. 

Sabun Pencuci Botol Sleek.jpg

Kenapa pakai Sleek ? 

Karena, Sleek Baby Pembersih Botol Dengan 8 Proteksi  adalah Pembersih botol dan peralatan bayi dengan formula Food Grade yang aman untuk bayi. Juga mengandung Stain Removal Formula sehingga dapat menghilangkan sisa lemak susu dan bau yang menempel pada peralatan botol bayi.

 

sabun SLeek.jpg

 

Oh ya, Sleek Baby Pembersih Botol Dengan 8 Proteksi kini hadir dengan Formula Baru, dilengkapi dengan 8 Proteksi yang pastinya lebih lengkap untuk si Kecil. 

 

7.jpg

 

6.jpg

Yaaa… jujur  dulunya memang saya pikir Sleek hanya bisa digunakan sebagai pembersih botol  saja. Tapiiiii… ternyata bisa digunakan juga untuk keseruan lain.

Dan hasilnya, Little M senaaaang sekali bermain mencuci mainannya bersama saya di hari Minggu kemarin. 

Bagaimana, apa kalian mau mencoba juga mencuci mainan sekaligus mengajarkan menjaga kebersihan sedari dini bersama si kecil ?

 

Xoxo,

Nana

FB Sleek

Instagram Sleek

#SleekBaby #SleekBabyAlamiMelindungi #SleekBaby8Protection #1000HariPertama #PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #PembersihBotol

 

7 thoughts on “#ApaKabarLittleM : Mencuci Mainan Bersama Si Kecil : Mengajari Kemandirian dan Menjaga Kebersihan”

  1. Keluarga Royal memang harus gitu, harus mandiri, harus apa-apa sendiri hahaha.

    Anak saya juga mulai over kreatif, saat sedang menulis komen ini, si bayi besar itu sedang sibuk menyusun bantal untuk menimbun kakaknya, ckckck.
    Kakaknya kesal, nggak bisa tidur nyenyak dong, untungnya kakaknya ngantuk berat, jadi tidak terjadi perkelahian jeritan membahana mereka di tengah malam buta begini 😀

    Btw, saya juga pakai sleek 😀

  2. Anak umur segitu lagi seneng senengnya eksplorasi kemana mana. Ajakin cuci mainan emang jadi pilihan tepat. Mainan bersih, anak anak seneng. Aku kemana mana juga bawa pembersih botol Sleek ini buat cuci botolnya bocils

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *