Salaam,
Happy Saturday πŸ™‚

Saya mah meski Saturday juga tetep fullday working searching sekeping berlian bling bling. Kalo ada yang nanya, ngapain sabtu sabtu masuk? Doohh, saya bisa gak gajian donk kalo tiap sabtu bolos πŸ˜€

Talking talking about passion, apa sih passion kalian ? Apakah passion masa kecil kalian sudah tergenggam saat ini? Apakah sekarang sudah menjalani hidup sesuai passion ? Apakah sedang berjalan atau berlari menuju passion tersebut ?
Ataukah justru mundur menjauh dari passion ?

Kalau saya sih….uuhhm…. well.. yeah…hiks….aukh ah gelap apakah jalan hidup yang sedang saya titi saat ini sudah sesuai passion.
Passion pas masa kecil dulu sih ada 3. Iyess ada 3.
1. Jadi penulis
2. Jadi pianis
3. Jadi …. (oh pliss, jangan mentang mentang nomer 1 dan 2 berakhiran -is, untuk yang nomor 3 kalian nebaknya saya pingin jadi penge*is ). Yang ketiga saya pingin jadi arsitekis *hahaha maksa*

1. Jadi penulis.
Entah kenapa profesi penulis itu “seksi”, ketjeh. Bagi saya, penulis itu seolah menggenggam kehidupan. Dia bisa menciptakan karakter yang dia inginkan. Dia bisa menentukan nasib dari tokoh yang dia ciptakan. Dia bisa membuat badai, tsunami, kota masa depan, kerajaan megah dll dalam setiap detail setting yang dia susun. Dia bisa memutar waktu, melempar pembaca ke masa lalu, melesatkan pembaca ke ribuan tahun yang akan datang. Atau justru membekukan waktu.
Writer almighty, rite πŸ™‚
Saya belum jadi penulis. Tapi someday, mungkin (?)
Poin ini beneran kudu dimasukin ke dalam Dream List πŸ™‚
Penulis favorit ?
Uuhhm…saya tidak terlalu spesifik mengidolakan tulisan seseorang. Selama ini saya menikmati novelnya Ilana Tan. Penulis favorit saya, mungkin. Saya terpukau dengan caranya melukis kalimat. Nanti ya, selanjutnya saya akan posting satu satu tentang buku buku yang saya sukai.
*udah sok berasa jadi pro reviwer. Ihihihihihi*

2. Jadi pianis.
I have no idea kenapa dulu sekali pernah pengen jadi pianis.
Pianis itu anggun, berkelas.

3. Jadi arsitekis *hah*
Dulu, saya suka sekali melihat desain rumah. Eh yang ini bagus. Yang itu cantik. Suka main balok – balok kecil yang bisa disusun jadi berbagai macam bentuk. Bermain sama imajinasi.
Percaya atau tidak, ketika punya cita – cita masa kecil, dan kita selalu mendengungkannya dalam hati, kemungkinan suatu saat jalan hidup kita mengarah ke sana. Tinggal lihat aja, berapa persen simpang errornya. Pas ataukah ada sedikit meleset.
Jadi…….pas jaman masih pakai seragam putih abu abu dulu, sempat terpikir saya masuk farmasi aja deh. Etapi ada pendaftaran poltek. Jadilah saya iseng iseng daftar ke teknik sipil. Dan voila, diterima.
Faktanya, saya sekarang kerja bukan murni di bidang sipil πŸ˜€
Masih berhubungan, tapi tidak terlalu erat. *halah* πŸ˜€

Eiya, nambahin satu lagi yaa….suka berkhayal jadi princess…hahaha…. waktu kecil, suka dibacain buku dongeng Cinderella, Sleeping Beauty, sama Beauty and The Beast.
Dan itu mungkin tertanam ke alam bawah sadar kali ya?
Kalau punya anak ntar, maunya kudongengin terus tiap malam ah. Atau diajakin menghafal ayat suci.
Ingin menanamkan memory yang positif πŸ™‚
Katanya sihh…anak kecil yang suka dibacain buku akan lebih kaya kosa katanya jika dibandingkan dengan anak yang tidak diakrabkan dengan buku sedari kecil. Katanyaaa…..

Udah 3 ya sharing passion nya?
Yang mungkin masih dan akan selalu jadi passion saya adalah passion nomor 1. Semoga πŸ™‚

Masih ada passion lain dalam benak saya. Mungkin masuk ke dalam kategori dream list ya? Kapan hari di sebuah grup dibahas tentang daftar mimpi. Saya jadi kepengin mencoba bikin dream list juga.

Apa passion mu?
Tulis mimpimu dan wujudkan ! πŸ˜€

Tinggalkan Balasan